Pemilihan material flensa baja tahan karat harus didasarkan pada penilaian komprehensif terhadap skenario aplikasi, lingkungan korosif, suhu, tekanan, dan kondisi lainnya. Berikut adalah material umum dan skenario penerapannya:
Baja Tahan Karat 304 (06Cr19Ni10)
Fitur: Mengandung 18% kromium dan 8% nikel, tanpa molibdenum, tahan terhadap korosi umum, hemat biaya.
Skenario penggunaan: Lingkungan kering, pengolahan makanan, dekorasi arsitektur, wadah peralatan rumah tangga, dll.
Keterbatasan: Rentan terhadap korosi lubang pada lingkungan yang mengandung ion klorida (misalnya, air laut, air kolam renang).
Baja Tahan Karat 316 (06Cr17Ni12Mo2)
Fitur: Mengandung 2,5% molibdenum, meningkatkan ketahanan terhadap korosi ion klorida, tahan suhu tinggi (≤649℃).
Skenario penerapan: Peralatan kelautan, pipa kimia, instrumen medis, lingkungan bersuhu tinggi dan bertekanan tinggi.
304L/316L (Versi Rendah Karbon)
Fitur: Kandungan karbon ≤0,03%, ketahanan terhadap korosi intergranular yang lebih unggul dibandingkan standar 304/316.
Skenario penerapan: Peralatan yang подверga pengelasan suhu tinggi atau membutuhkan ketahanan korosi jangka panjang (misalnya, tenaga nuklir, farmasi).
Bahan Lainnya
Baja Tahan Karat 347 (CF8C): Mengandung niobium, cocok untuk lingkungan suhu sangat tinggi (≥540℃).
Baja Tahan Karat Dupleks: Menggabungkan sifat austenitik dan feritik, kekuatan lebih tinggi, cocok untuk kondisi laut dalam atau tekanan tinggi.
Rekomendasi Seleksi
Penggunaan Industri Umum: Lebih disukai 304, biaya rendah dan memenuhi sebagian besar persyaratan.
Lingkungan Korosif: Pilih 316 atau 316L, molibdenum efektif menahan korosi ion klorida.
Lingkungan Suhu Tinggi/Tekanan Tinggi Khusus: Pilih material rendah karbon atau dupleks berdasarkan suhu yang ditentukan.
Waktu posting: 24 November 2025




